kebudayan jawa

Kini gamelan semakin dikenal oleh masyarakat mancanegara dengan diperkenalkannya ke negara-negara lain lewat promosi pariwisata yang sering dilakukan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Bahkan banyak orang luar yang ingin mempelajari cara bermain gamelan. Namun sayangnya, kita sebagai bangsa pemilik budaya tersebut malah sering tidak mengerti tentang budaya milik sendiri. 6. Keris Keris adalah senjata tikam suku jawa yang menjadi salah satu ciri khas Indonesia. Berdasarkan dokumen-dokumen purbakala, keris dalam bentuk awal telah digunakan sejak abad ke-9. Kuat kemungkinannya bahwa keris telah digunakan sebelum masa tersebut. Menteri Kebudyaan Indonesia, Jero Wacik telah membawa keris ke UNESCO dan meminta jaminan bahwa ini adalah warisan budaya Indonesia.

Penggunaan keris sendiri tersebar di masyarakat rumpun Melayu. Pada masa sekarang, keris umum dikenal di daerah Indonesia (terutama di daerah Jawa, Madura, Bali/Lombok, Sumatra, sebagian Kalimantan, serta sebagian Sulawesi), Malaysia, Brunei, Thailand, dan Filipina (khususnya di daerah Mindanao). Di Mindanao, bentuk

senjata yang juga disebut keris tidak banyak memiliki kemiripan meskipun juga merupakan senjata tikam. Keris memiliki berbagai macam bentuk, misalnya ada yang bilahnya berkelokkelok (selalu berbilang ganjil) dan ada pula yang berbilah lurus. Orang Jawa menganggap perbedaan bentuk ini memiliki efek esoteri yang berbeda. Selain digunakan sebagai senjata, keris juga sering dianggap memiliki kekuatan supranatural. Senjata ini sering disebut-sebut dalam berbagai legenda tradisional, seperti keris Mpu Gandring dalam legenda Ken Arok dan Ken Dedes. Tata cara penggunaan keris berbeda-beda di masing-masing daerah. Di daerah Jawa dan Sunda misalnya, keris ditempatkan di pinggang bagian belakang pada masa damai tetapi ditempatkan di depan pada masa perang. Sementara itu, di Sumatra, Kalimantan, Malaysia, Brunei dan Filipina, keris ditempatkan di depan. Keris dibedakan dari senjata tikam lain terutama dari bilahnya. Bilah keris tidak dibuat dari logam tunggal yang dicor tetapi merupakan campuran berbagai logam yang berlapis-lapis. Akibat teknik pembuatan ini, keris memiliki kekhasan berupa pamor pada bilahnya12. Di masa kini keris hanya dijadikan sebagai hiasan penghias rumah saja. Akan tetapi penggemar keris tetap banyak dijumpai karena mereka menganggap keris adalah barang yang sangat berharga. Masih banyak lagi hasil-hasil budaya dari suku Jawa yang belum tersebutkan. Bisa kita lihat dengan banyaknya hasil-hasil budaya dari suku Jawa menunjukkan bahwa budaya Jawa adalah budaya yang kaya akan budaya. Akan tetapi kita harus selalu berusaha melestarikan budaya-budaya daerah agar budaya daerah kita tidak punah ditelan kemajuan jaman dan bisa dinikmati oleh generasi-generasi penerus kita di masa mendatang

Tentang mailandanu

Cute, Imoet, dan luthu
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s